hay, I'm back

Hay, sebenarnya untuk mengawali tulisan or cerita ini, aku gak tau mau ngomong apa hihi, yang pasti dari kemarin pengennn banget nulis-nulis, tapi sayang, aku gak punya bakat buat nulis-nulis serius kayak teman-temanku yang lain. Seperti yang sudah orang-orang terdekatku kenal, aku gak bakalan berhenti ngomong kalo sudah ngerasa nyaman or se-frekuensi sama orang yang lagi ngobrol sama aku😋So, I am sorry kalo kalian kesel ketika aku sudah dalam mode cereweet bangetttt hhihihi. Eh seharusnya kalian bangga dong, soalnya aku cuma cerewet dan ngobrol lancar ke orang-orang terdekat dan yang aku sayang doang.😘🤣

Jadi, semisal aku lagi males buka mulut buat cerita sama orang-orang ituu, pasti pelarianku ya tulisan kyak gini (bahasa gaulnya talk to diary😊) kalo masih SD-SMP, aku nulisnya pake bolpoin+buku diary, tapi semenjak SMA, pelarianku udah pindah ke blog ini.  FYI, aku buat blog ini sebenarnya karena ngikutin someone hahaaa, teruuss lama kelamaan, aku makin semangat cerita di blog aku karena ada special person🤍🥀  yang selalu laporan kalo dia khatam berkali-kali cerita yang aku tulis di blog ini😭😂. Aku senang banget waktu ituuu, tapi sayang, sekarang sudah gak ada dia lagi dan orang yang kayak dia. Kayaknya sekarang aku mulai kangen lagi sama orang ituu, tapi aku udah janji gak bakal sedih-sedih lagi kalo inget dia, semua doa terbaikk untuk dia🤍🕊. and you know jib, I’m thinking of you, I miss your smile, I miss your laughter, I miss hearing your voice, I’m missing the little things about you, I’m missing you so much.😭

Ehhhh, stop rin, kan udah janji gak bakal sedih-sedih lagii🙂! dulu, waktu special person itu baca cerita ku di blog ini, masih gak ada cerita sedih-sedihnya. Sepertinya cerita yang aku tuliss yang random-random muluu, bahkann yang sangat teramat tidak jelaspun kuceritakan di blogku, dan dia gak henti-henti nya kembali menceritakan apa yang dia baca di blogku kepadaku, haha lucu banget kan dia, pantas aku suka kangenn hihiiii. Sampaiii di suatu waktuu dia bilang, kalo dia ingin aku ceritakan juga di blog ini, tapi sayang, belum sempat aku ceritakan tentang dia, dia sudah memilih tidak berkomunikasi denganku, dia memilih pergi.  

Sejak saat itu, saat dimana dia sudah tak lagi membaca blog ku, aku sudah jarang bahkan mungkin tidak pernah lagi menulis hal-hal random, bahagia, dan sejenisnya, yang aku tulis malah kebanyakan yang sedih-sedih mulu🙃. Padahal aku sadar, disepanjang momen yang aku lalui gak mesti tentang sedih-sedih doang, tapi  gak tau kenapa, sejak tahun itu rasanya aku lebih bersemangat menulis momen “menyedihkan” itu. Rasanya feel ku lebih ber-emosi ketika aku menulis yang sedih-sedih, apalagi kalo itu menyangkut tentang dia.

So, untuk esok dan selanjutnya aku akan mengusahakan hal-hal baik, dan tidak terus menerus mengingat hal-hal yang menyedihkan, jadi dengan begitu aku akan kembali menulis hal-hal random seperti awal mula aku menulis di blog ku ini😊

 

Nb: untuk someone, yang saat ini mungkin sedang berusaha menciptakan kebahagiaan untukku, jangan pernah merasa jealous kepada sosok yang sejak tahun 22 sering kuceritakan. Kamu dan dia adalah dua orang yang berbeda, yang pastinya sama-sama memiliki tempat tersendiri dihatiku. Namun, aku pastikan setelah kamu ada disini, disisiku, volume tempat yang kusediakan untukmu akan jauhh lebih besar dari pada tempatnya. Dia hanyalah masa lalu yang kebetulan pernah menciptakan kebahagian untukku di waktu itu.  Sementara kamu adalah masa depan, yang selalu ku impikan untuk menciptakan bahagia bersama. Aku menghargaimu dengan tulus🤍

 

                                                           Love,

 

Komentar