not bad, but can't be said to be good

Setelah banyak kegiatan yang membuat kepalaku pening, aku kira bakal mendapatkan rasa tenang setelah kegiatan itu usai, haha nyatanya tidak. Aku masih harus merasakan cemas menunggu hasilnya, lebih-lebih, di bulan ini aku dibuat remuk sama sebuah momen, yang seharusnya aku juga menjadi bagian dari salah satu pesertanya.

Ini bukan yang pertama kalinya, beberapa bulan yang lalu, aku juga berada di momen yang seperti ini, terasingkan di sebuah momen yang seharusnya di situ juga ada aku. Haha miris sekali ya, terasingkan yang berkesinambungan  di dalam tahun yang sama.

Capek? Jangan di tanya, sudah pasti jawabannya “IYA”. Setiap waktu kepalaku ribut dengan keadaan diriku sendiri, banyak sekali yang kupikirkan, ingin sekali rasanya aku memeta-metakan, mana yang harus aku pikirkan dan mana yang harus aku abaikan, tapi nyatanya aku tak pandai dalam hal itu.

Ibuku selalu mensuport, memberi dukungan, dan motivasi penuh dikala penyakit overthinking-ku ini kambuh, semua doa dan kata-kata motivasinya selalu bisa meredam segala gejolak dalam hatiku. Tapi itu tak berlangsung lama, setiap ada kejadian apapun, yang bisa kukait-kaitkan dengan diriku pasti penyakit gejongku itu kambuh, kembali membuat hatiku bergejolak, ntah itu rasa khawatir kesal, ataupun marah pada diri sendiri.

Beberapa orang terdekatku, selalu bilang “semua pasti ada hikmahnya” iya, aku percaya kata-kata itu, beberapa hikmah kurasa sudah aku rasakan saat ini. Tapi yang namanya manusia, terlebih aku, yang taraf overtinkingnya gak karuan, trauma dan gejolak khawatir itu selalu hadir menemani. Khawatir semua yang terjadi tak sesuai dengan harapan.

Mungkin orang-orang yang tak mengenalku dengan baik dan benar, akan mengira aku tipikal orang yang gak mudah kepikiran, orang yang santai, dann segala macam sikap dan sifat yang tenang, nyataanyaaaaaaaa, hmm jauh dari kata ituuu, luarnya aja kelihatan cengar-cengir mulu, gak tau isi kepalanya yang setiap hari rasanya minta dikeluarin.

Proud of you erina, kamu hebat, gak semua orang  mampu melewati masa-masa sulitmu ini. Yang sabar ya rin, bagaimanapun caranya, kamu harus bertahan sampai berlian yang kamu inginkan itu ada dalam genggamanmu, ini semua bukan buat kamu doang kok rin. Kedua notif favoritmu, sistamu, orang yang sudah kamu anggap sebagai ortumu, generasi erina di masa yang akan mendatang, mereka semuaaa menunggu hasil dari semua perjuanganmu rin. So jangan nyerah dulu ya rinnn, beberapa langkah lagi, aku yakin kamu pasti menang rin!

Untuk tubuhku,

Terima kasih sudah begitu tangguh, maaf untuk tiap kegiatan yg melelahkanmu. beristirahatlah dengan cukup. aku sangat membutuhkanmu untuk hari-hari hebat yang akan aku lalui.

terima kasih sekali lagi🤍

Komentar