22_
Malam ini,
SAH sudah...
Perpisahanku dengan mereka.
Sedih?
Jangan di tanya, sekalipun
gak semuanya dekat, tapi satu tahun itu sudah cukup membuatku merasa hangat
ketika berada di tengan-tengan mereka.
Tapi malam ini, kehangantan
itu serasa hancur tak tersisa. Semua hanya menyisakan sesak di dada
Ya!
I'm crying again.
Ternyata gak semudah yang
kupikirkan untuk terlihat baik-baik saja,
Rapuhku menemaniku.
Tapi harapku, dia hanya
menemaniku di detik ini saja,
Inginku, di detik
selanjutnya dan seterusnya,
Aku ingin di temani
Bahagia.
21 Mei 2022 (dan disini masih ada dia)
Sedikit tentangnya.
30 Juli 2022
Bismillah,
Tawakkalna ala Allah.
Ketika jazad berubah menjadi jenazah, berarti ada sebagian harapan harus pasrah, Diserahkan sepenuhnya kepada Sang Pemilik Semesta dengan Tabah,
1 MUHARROM
31 Juli 2022
Aku terbangun di malam hari, dan berharap hanyalah mimpi buruk belaka, Aku tak bisa kembali tertidur malam itu. Menyadari bahwa mulai esok sudah tidak akan ada lagi dirimu, Tak akan ada lagi hari dimana aku bisa merasakan nyamannya mendengar suaramu, Apakah sebegitu sakitnya, aku harus kehilangann?
02 Agustus 2022
“Sejak saat itu,
Aku yakin bahwa hatiku sudah berada dalam gengamanmu
Menjadi hak milik untuk kau rawat, yang kemudian kau
hancurkan
Kau kembali ke langit dan aku menetap di bumi
Tenggelam dalam rutinitas.”
Masih melekat, Kala itu langit
sore tiba-tiba mendung, mengandung dan mengundang cemas bagi kami. Aku masih
nggak bisa biasa aja jib! Semakin mencoba untuk mengenyahkanmu dari fikiran,
semakin sering juga bayangmu hadir.
Aku harus apa? Tak pernah aku
sesakit ini hanya gara-gara salah satu kaum adam. Kamu! Meninggalkan cinta dan
pedih secara bersamaan.
Boleh nggak twinn, aku bilang
kangenn? L
10 Agustus 2022
Seandainya kala itu kau hanya
singgah sebagai tamu , dan tak berjanji untuk menjadi bagian penting di
kehidupanku, tak berjanji untuk menetap, selamanya! Mungkin, yang akan aku
suguhkan kala itu hanya secangkir kopi bukan hati, Mungkin tak akan sesesak
ini sebab kepergianmu, ahh lagi-lagi kamu ... .. MISS YOU TWINN!
15 Agustus 2022
Beberapa malam selasa yang lalu, aku menunggu suara itu, aku berharap, dan aku masih bisa mendenggarkannya, Malam selasa ini, aku menunggu suara itu, Lagi! Aku berharap,Lagi!, tapi bedanya kali ini, harapku tak mungkin berujung.
TAMANNI!
Mungkin adalah kata yang cocok untuk saat ini,
ah..kamu, bolehkah aku mengharap wujud rengkarnasimu?, mungkin sudah
terlambat, tapi terimakasih twinnn, sudah menitip cinta yang tak biasa : )
Dia “ARAH-Ku”
Dia yang namanaya, tak asing lagi di telingaku
kala itu .
Dia yang parasnya sering dikaitkan dengan
parasku.
Dia yang
tuturnya selalu santai.
Dia yang suaranya selalu di tunggu di
pergantian waktu.
Ah..
Dia yang kini sudah tak bisa lagi kujumpai
senyumnya
Aku kangen, Sangat!
22 Agustus 2022
Di akhir bulan Maret 2022 aku pernah
mengharapkan keajaiban untuk suatu momen yang menjadi cerita sedih setiap kali
diceritakan kembali, Kali ini, tetap di tahun yang sama, 6 bulan setelah bulan
itu, untuk yang kedua kalinya aku kembali berharap adanya keajaiban. Kali ini
aku berharap orang yang pergi tepat satu hari sebelum bulan kelahiranku selesai,
aku berharap dia kembali, tidak pergi untuk selamanya.
07 September 2022
Rabu, satu pekan pertama di bulan September,
tepat 40 hari setelah kepergianmu kala itu,
Dulu.. awal pertama kali kamu memperkenalkan
dirimu, aku selalu menepis perasaan aneh yang hinggap di setiap katamu
menyapaku, kurang lebih dari 48jam, aku merasakan degup jantung yang berbeda dari biasanya, saat kau
mengutarakan keinginanmu kala itu, tapi aku selalu menyangkal perasaanku. Saat
itu aku tak mau gegabah untuk langsung menerima ajakanmu, tanpa kusadari,
sebelum itu mungkin ada sebagian hatiku yang memanggg sudah jatuh dalam
dekapanmu, singkat memang. Aku juga nggak tau, kenapa aku begitu mudah
menjatuhkan hatiku dalam genggamanmu, mungkin karena kamu berbeda dari dia dan
dia yang sudah lalu,
Tapi apa kamu tau twinn? Tak cukup waktu
sesingkat itu untuk menghilangkanmu dari pikiran,
Senyummu
Suaramu
Sapaan hangatmu
Kehebohanmu
Keusilanmu
Kerutan dahimu ketika capek dan bingung,
semuaanyaaa masih sering muncul di saat sepi dan ramainya pikiranku
Kamu twinn, dulu, sempat kubayangkan kalau
memang kamu sosok muhammad itu, :(
Memang ssudah terlambat, tapi aku ingin
ngomomg ini..
Twinnn...
Terimakasih sudah pernah menyatakan kalimat
yang meskipun sudah berulang kali kamu mengatakannya tetap membuat detak
jantungku tak stabil, :)
Kamu tak bertepuk sebelah tangan, aku saja
yang terlalu parno kala itu.. maaf.
Twinnn
Terimakasihh untuk waktu dan semua kenangan
yang tak pernah aku terima dari dia yang lalu.
Twinnn
Terimakasih sudah pernah menjadi alasan
tertawa dan tersenyumku hanya karena tingkahmu,
Twinnn
Terimakasih atas caramu menitipkan cinta yang
tak biasa
Twinnn
Terimakasih untuk semuanya,
kamu! Salah satu
bukti dari adanya penyesalan...
09September 2022
Aku kira aku sudah move on dari kegagalan
ituu, ternyata aku masih sempat-sempatnya ngerasain sesak tatkala kegagalan itu
di singgung lagiii,
Leonha pov “ayolah erinnnn jangan tetep
sedih-sedih muluuu” tapi emang masihh sesek bangettt kalo di singgung lagiiii L ahhhhhh kuatkannn!
27 September 2022
Hayyyy
twin, HAPPY BIRTHDAYYJ
Al-fatihahh..
01 Oktober 2022
Genap 2 bulan sejak kepergiannmu kala ituu,
Sholawat, Nasyid, Adzanmu.. semua masih
tentangmu twinnn, bukan tak ingin ikhlas tapi semua masih terasa seperti mimpi
buruk, dan masih terasa hanya mimpi!
22 Oktober 2022
Seharusnya hari ini aku mendengar suaramu,
seharusnya hari ini kamu ikut andil memeriahkan acara ini, seharusnya soskmu
yang ada di balik kamera itu, seharusnya, seharusnya dan seandainya... 2 kata
yang sejak kepergianmu kala itu selalu kuhindari, namun tanpa ku sadari 2 kata
itu yang selalu melekat dalam kataku ketika mengingatmuu.
KAMU
Layaknya pelangi, Indah namun hanya sesaat,
Layaknya air hujan, berisik namun juga
menenangkan,
Layaknya langit, terlihat dekat namun sulit
untuk ku gapai.
06 November 2022
Genap sudah 100 hari sejak kepergianmu kala
itu twinn
100 hari sudah, aku tak pernah menjumpai
parasmu lagi, 100 hari berlalu, aku tak lagi mendengar suaramu, dan sampai saat
ini pun, aku masih menyesali semua keterlambatanku dalam menyadari tentang
sesuatu antara kamu dan akuL, dan juga andai sore terakhir itu aku tak membiarkan senyum dan
sapamu, tanpa balasan, mungkin aku tak
akan merasa sangat sesak dan sangat merasa menyesal seperti ini, Andai aku
masih bisa memiliki waktu itu lagi, andai aku masih bisa berada dalam keadaan
itu lagi, aku tak akan menyia-nyiakan waktu untuk suatu jawaban yang aku seniru
sudah yakin dengan jawaban itu, ahhh aku sajayang terlalu parno kala ituu,
Kemarin, seharusnya kamu sempro, dan lagi-lagi
ketika ingat kamu selalu menimbulkam penyesalan yang sangat di hati,..
twinn intuk kesekian kalinyaa, aku masih tak
terbiasa unttuk inii,
Saudade twinn.😢
11 Desember 2022
Hayy
Apa kabar twinn?
Pasti baik-baik ajaa, tenang banget ya twinn di
situuu? Lebih enak di situ yaa dari pada di bumi yang sekarang ku pijaki, pasti
indah banget di situu, pasti kamu senang banget di situu, aku yakin itu, ! kamu
orang baik,
Tapi, apa kamu tau twinn? Sejak kejadian itu sampai detik ini, selalu ada rasa sesak tatkala aku mengingatnya, selalu ada rasa sesal tatkala sadar, kalau semua hal yang pernah kulalui denganmu tak mungkin terulang lagi, setiap hari, rasanya pengandaianku tak ada henti, ahh kamuuu, kenapa bisa sesakit inii?, boleh gak aku kangen?
18 Desember 2022
Lebih dari 100 hari sejak saat itu twin, sejak
tragedi yang sulit untuk ku percaya. Dan hari ini, di sini, di tempat ini,
tempat pertama kali kita di pertemukan, kembali kehadiran beliau, salah satu
dzurriyah rasulullah. Dan aku kembali mengingatmu, aku mengingat saat kamu
sibuk kala itu, aku mengingat saat kamu nyempil diantara beliau-beliau... ah,
kamu twinn, aku masih ingin mendengar ceritamu.
Penghujung 22
Bukannya aku gak mau mengikhlaskan, aku ingin,
sangat!. Tapi, seperti hari-hari sebelumnya, semakin mencoba menghilangkan
fikiran-fikiran yang penuh tentangnya, malah semakin sering bayangan serta
momen yang pernah di lalui bersama seliweran di kepala, hemm ... kamu mungkin emang
bedaa dari dia- sebelumnya... buktinyaaa,
momen-momen singkat ituu gak bisa gitu aja aku ilanginnn, ternyata ucapanmu
bener kala ituu, kamu emang sekeren ituuu, (saat nulis ini pun aku inget banget
tampangg sok PD mu kala ituu, ah kamuu ).
Sore tadi, sesak ini kembali hadir, harap
untuk tetap bisa melihatmu dengan mereka, harap untuk kembali melihat
kesibukanmu, harap menunggu detik-detik mendengar suaramu, harap untuk kembali di lihat dari arah pintu kanan dan
kiri olehmuuu, dan harap bertukar senyum di momen-momen itu. hehe L kangen.
Seandainya bisa, aku ingin menagih janjimu,
Janji untuk selalu membuatku bahagia, janji
untuk selalu ada disetiap susah dan senang... ah kamu, terlalu banyak yang kamu
janjikan😟 tapi
kenapa kamu memilih untuk ingkar? Terkadang ada rasa sesal campur bersalah di
hati karena sudah memberi celah untuk kau masuki, ketika tau endingnya bakal
sesakit ini sebab kepergiannmu.
Twinn, twin.. aku gak ngerti sama diri aku
dari satu dua orang yang pernah mendekatiku... kenapa hanya sama kamu yang
sulit untuk ku lupa?. Kenapa hanya denganmu yang mudah kuputar kenangannya?.
Kenapa hanya denganmu aku merasa sesakit ini karena di tinggalkan?. Apa aku
terlalu berlebihan meyakini semua janji dan omonganmu?. Sampai Allah tak lagi
mengizinkan aku untuk berjumpa atau bahkan hanya sekedar melihatmu lagi?
Sejak kamu bilang kalo kamu sering bolak balik
baca blog ini..., sejak saat ituuu aku janji akan tulis cerita kita juga di
sini... tapi akuu tak pernah membayangkan, bahwa cerita yang akan kutulis ternyata
cerita sesak seperti ini!.
Komentar
Posting Komentar